Thursday, March 1, 2012

RECAP : The Moon That Embraces The Sun Episode 17

Halows bloggers, 



Myung dan Wol berjalan bersama. Myung berkata, bahwa Wol tidak perlu pergi. Wol menjawab dia akan pergi dengan aman dan cepat (tanpa sepengetahuan orang lain). Namun Myung bertanya lagi "Apa kamu akan tiba-tiba pergi tanpa sepengetahuan ku kan?"
Wol menjawab walaupun jika dia ingin berada di sana, itu bukanlah tempat dimana dia bisa lari karena dia adalah seorang kriminal. Myung berkata bahwa Wol benar "Kau adalah seorang kriminal, hanya Shaman Wol." Wol berkata bahwa myung beranggapan terlalu berlebihan. (tanpak karena Myung ngira bahwa Wol itu Yeon Woo) Myung membalas dengan berkata dia bahagia bahwa Wol adalah seorang kriminal dan hanya seorang shaman. Dia meminta Wol untuk masuk dan beristirahat. Myung pun pergi dan Wol berbalik dan pulang. Saat Myung di perjalanan, dia melihat beberapa laki-laki menuju tempat Wol. Myung pun menjadi khawati dengan keselamatan Wol.
Wol memutar kepalanya saat mendengar nama 'Yeon Woon' dipanggil. Itu adalah Hwon ternyata, dia sedang berpakaian bangsawan. 
Hwon berjalan menghampiri Wol, tetapi bertanya apakah yang dia liat itu nyata, karena menganggap itu hanya halusinasinya. 
Hwon balik bertanya "Apa?" Wol pun kembali bertanya apa ini bukan hanya halusinasinya, melainkan Hwon benar-benar adalah Raja.
Hwon menjawab bahwa itu bukan lah halusinasi Wol, dia benar-benar datang untuk menemuinya. Hwon menyebut dirinya bodoh karena tidak dapat langsung mengenali siapa Wol sebenarnya sampai sekarang.
Wol pun menangis karena terharu Hwon sudah mengetahui kebenarannya.
Hwon pun memeluk Wol.

Namun Myung kembali ketempat Wol melihat Hwon sedang memeluk Wol. Myung meninggalkan tempat itu dengan sedih dan sambil menangis. 
Saat itu dia melihat Woon. Woon meyuruhnya untuk diam karena ada orang yang datang ke arah mereka.
Mereka menghunus pedang mereka. Woon berbalik dan mengahdapi pria tersebut. Woon bertaring dengan mereka. Woon pun berlari mencari Hwon karena takut atas keselamatan Hwon.

Hwon dan Yeon Woo dikepung oleh para pembunuh bayaran. 

Woon dengan segera mengahalangi mereka dan bertarung lagi. Myung yang datang membantupun terluka pada perkelahian tersebut.

Yeon Woo mengkhawatirkan keselamatan Myung. Mereka pun segera pergi meninggalkan tempat itu tetapi Hwon dan Woon masih menghadapi pembunuh bayaran yang tersisa dan kemudian menyusul untuk pergi.


Yoon bertanya apakah mereka kehilangan gadis itu. (maksudnya si Wol)
Pembunuh mengiyakan dengan menceritakan alasan karena ada Raja dan pengawal Woon yang muncul, begitu juga Myung yang muncul membawa gadis itu pergi dan menghilang.
Yoon memaksa apapun yang terjadi mereka harus membunuh gadis itu. Yoon juga meminta mereka untuk menangani kepala Shaman Jang tanpa ada yang tahu.


Shaman Jang berjalan bersama Jansil dan Seol dan teringat dengan apa yang dikatakan Hyung Sun kepadanya, bahwa dia adalah saksi penting dalam upaya pembunuhan sang putri mahkota sampai inseden tersebut dapat terungkap, dia diharapkan agar tetap hidup. Raja memerintahkannya untuk bersembunyi sampai Raja memanggilnya. Raja memperingatinya agar tidak melarikan diri atau bunuh diri. Seol pergi dan Jansil bertanya kemana Seol akan pergi. Namun shaman Jang meminta Jansil meninggalkannya dan mencari Seol. 


Myung ternyata mengajak Wol ketempat ibunya. Ibunya melihat Myung terluka. Ibunya terkejut saat melihat Wol karena dia teringat dengan Yeon Woo. 
Ibu Myung bersama Wol menangani luka Myung, saat itu ibu Myung bertanya apakah Wol adalah putri Heo. Wol pun menjawab iya. Ibu Myung bercerita bagaimana Myung sangat tersiksa setelah mengira Yeon Woo telah tiada dan terus memendam cinta kepada Yeon Woo.
Ibu Myung bercerita bagaimana anaknya sering mengunjunginya dan bercerita tentang Yeon Woo.  

Woon melaporkan kepada Hwon bahwa Myung tidak berada di rumah ibunya. Hwon bertanya apa mereka tidak ke kuil, Woon mengiyakan. Hwon memerintahkan menyiapkan bak mandi yang sangat besar. Hyung Sun mempersilahkan hwon untuk mandi tetapi meminta Hyung Sun dan Woon untuk tetap bersamanya. Saat para dayang dan pengawal lainnya pergi Hwon meminta Woon untuk melepaskan pakaiannya.
Namun Woon tidak mau karena menganggap iya masih dalam tugas menjaga Yang Mulia. Hwon tiba-tiba menghunuskan pedangnya ke arah Woon, tetapi Woon hanya diam saja. 

Hwon memaksa Woon untuk mandi karena Woon kotor habis bertarung dan menjaganya semalaman. Hwon menyebutnya itu sebagai perintah Raja. Hwon berkata tidak menuruti perintah Raja akan dianggap penghianat dan menggangu hubungan raja dan saudaranya juga adalah penghianat. (tampaknya Hwon tau jika Woon berbohong akan keberadaan Myung)

Hwon memerintah Hyung Sun memastikan Woon mematuhi perintahnya untuk mambersihkan diri. Hyung Sun membujuk Woon untuk mematuhi perintah Raja, karena Hwon sangat mengargai Woon dan tidak ingin Woon terluka. (hwon tidak ingin perasaan Woon terluka karena bingung ingin membela sahabatnya atau rajanya)


Wol bertanya sejak kapan Myung mengetahui dia adalah Yeon Woo. Myung tidak menjawab. Wol bertanya mengapa Myung berpura-pura tidak mengenalinya sebagai Yeon Woo. Myung pun menjawa dia senang bahwa Yeon Woo sebenarnya masih hidup, namun dia masih takut semuanya akan menghilang dan pergi. (takut direbut Hwon maksunya kali yah??) 
Wol pun meminta Myung untuk melupakannya dan mencari orang lain agar Myung bahagia dan bebas dari perasaannya. 
Myung menangis dan bertanya, "jika dikehidupan sebelumnya kau bersama pangeran, apa sekarang kau tidak dapat berada di sisiku?"

Tiba-tiba Hwon muncul menjawab, "Tidak bisa."
Hwon menarik Yeon Woo dan meminta Woon membawa Yeon Woo menyingkir. 

Hwon mengeluarkan pedang. Mereka bertarung. Myung menempelkan pedangnya di leher Hwon dan berkata "jika saat ini aku menempatkan pedang di leher dan menyerang, apa aku bisa menjadi penguasa negeri ini?"
Mereka teringat masa kecil mereka saat bertarung dan Myung menempelkan pedangnya di leher Hwon. Saat itu Hwon berkata "Jika hyung menjadi penguasa apa hyung berpikir semuanya akan hyung dapatkan?" dan Myung menjawab "bahkan jika aku menjadi penguasa, aku tidak akan menjadi kriminal."
Hwon berkata, mengapa Myung ragu untuk memotong lehernya. 

Myung menangis dan menarik pedangnya. Hwon berkata, "Hyung-nim lah yang kehilangan kesempatan hari ini jadi jangan berharap ada kesempatan seperti ini lain kali. Myung pun melotot pada Hwon.



Hwon kembali bersama Woon dan Yeon Woo. Yeon Woo ternyata berganti pakaian mengenakan pakaian seperti seorang putri. 


Hwon yang bahagia mengetahui bahwa Yeon Woo benar-benar telah kembali langsung memeluk Yeon Woo.






















credit : soulsrebel

IU "Good Day" Japanesse Version

Halows bloggers, 



Tanggal 21 Maret mendatang Korea's little sister IU akan merilis debut single Jepang "Good Day". Namun sebelum rilis, promotional video (PV) telah dapat dinikmati. 

Satu Maret, hari ini, situs resmi Jepang IU menambah PV "Good Day". 

"Good Day" adalah lagu yang memenangkan banyak penghargaan di Korea dan menroketkan nama IU.

Check thi out !


source : iu official japan
credit : tokyohive

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...